Dilema Kakak


“Seberapa salah kah diriku?

Hingga kau membuang pup-mu di baju leberanku..

Ini kah caramu membalas,

Aku yang s’lalu ada saat kau menangis..?

Seberapa hinanya diriku?

Hingga kau ompolin semua.. tempat tidurku

Tak ada satu ruangan pun yang tak pernah luput dari ompol-mu…

Namun, ku terlanjur mencintai dirimu…

Tak mungkin diriku

Marah pada mu..

Bagi ku ter…lalu lucu pipi tembem-mu

Tak rela diriku menampar pipimu..”

Sekelumit lirik yang diciptakan oleh dalamnya rasa sayang kakak terhadap adiknya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: